Mari berbagi informasi! ^^
silahkan kunjungi juga blog saya yang lain yantiyaa19.blogspot.com terimakasih ^^

Jumat, 19 November 2010

TUGAS BULAN NOVEMBER - KOMUNIKASI


KOMUNIKASI
Satu-satunya alat untuk dapat berhubungan dengan  orang lain dilingkungannya adalah dengan komunikasi. baik secara verbal maupun  non verbal ( bahasa tubuh dan isyarat yang banyak dimengerti oleh suku bangsa). Istilah komunikasi sendiri berasal dari kata Latin  Communicare atau Communis yang berarti  sama  atau menjadikan milik bersama.
Beberapa definisi komunikasi :
1.    Komunikasi adalah kegiatan perilaku atau kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau perasaan (Roben.J.G).
2.    Komunikasi adalah sebagai pemindahan informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain (Davis, 1981).
3.    Komunikasi adalah berusaha untuk mengadakan persamaan dengan orang lain (Schram,W)
4.    Komunikasi  adalah penyampaian dan memahami pesan dari satu orang kepada orang lain, komunikasi merupakan proses sosial (Modul PRT, Lembaga Administrasi).

PROSES KOMUNIKASI

1.      Pengirim pesan (sender) dan isi pesan/materi
Pengirim pesan adalah orang yang mempunyai ide  untuk disampaikan kepada seseorang dengan harapan   dapat dipahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya.
Materi pesan dapat berupa :
a.   Informasi
b.   Ajakan
c.    Rencana kerja
d.   Pertanyaan dan sebagainya
2.    Simbol/ isyarat
Pada tahap ini pengirim pesan membuat kode atau simbol sehingga pesannya dapat       dipahami oleh  orang lain. Biasanya seorang manajer menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata, gerakan anggota badan, (tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya).
3.    Media/penghubung
Adalah alat untuk penyampaian pesan seperti ; TV, radio surat kabar,  papan pengumuman, telepon dan lainnya.
4.    Mengartikan kode/isyarat
Setelah  pesan diterima  melalui indera (telinga, mata dan seterusnya) maka  si penerima pesan  harus dapat mengartikan  simbul/kode dari pesan tersebut, sehingga dapat dimengerti /dipahaminya.
5.    Penerima pesan
Penerima pesan adalah orang yang dapat memahami pesan  dari sipengirim  meskipun dalam bentuk code/isyarat  tanpa mengurangi arti pesan  yang dimaksud oleh pengirim.
6.    Balikan (feedback)
Balikan adalah isyarat atau tanggapan yang berisi  kesan dari penerima pesan dalam bentuk verbal maupun nonverbal. Tanpa balikan seorang pengirim pesan tidak akan tahu dampak pesannya terhadap sipenerima pesan Hal ini penting  bagi pengirim pesan untuk mengetahui apakah pesan sudah diterima dengan pemahaman yang benar dan tepat atau tidak.
7.    Gangguan
Gangguan bukan merupakan bagian dari proses komunikasi  akan tetapi mempunyai pengaruh dalam  proses komunikasi, karena pada setiap situasi hampir selalu ada hal yang mengganggu kita. Gangguan adalah  hal yang  merintangi atau menghambat  komunikasi  sehingga penerima salah menafsirkan pesan  yang diterimanya.
JENIS KOMUNIKASI
Jenis komunikasi terdiri dari:
1.     Komunikasi verbal dengan kata-kata
2.     Komunikasi non verbal disebut dengan bahasa tubuh

1.     Komunikasi Verbal mencakup aspek-aspek berupa ;
a.   Vocabulary (perbendaharaan kata-kata).
Komunikasi tidak akan efektif bila pesan disampaikan dengan kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah kata menjadi penting dalam berkomunikasi.
b.   Racing (kecepatan).
Komunikasi akan lebih efektif  dan sukses bila kecepatan bicara dapat diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
c.    Intonasi suara
Intonasi suara akan mempengaruhi arti pesan  secara dramatik sehingga pesan akan menjadi lain artinya  bila diucapkan dengan intonasi suara yang berbeda. Intonasi suara yang tidak proposional merupakan hambatan dalam berkomunikasi.
d.   Humor
Humor dapat meningkatkan kehidupan yang bahagia. Dugan (1989), memberikan catatan bahwa dengan tertawa dapat membantu menghilangkan  stress dan nyeri. Tertawa mempunyai hubungan fisik dan psikis dan harus diingat bahwa humor adalah merupakan  satu-satunya selingan dalam berkomunikasi.
e.    Singkat dan jelas
Komunikasi  akan efektif bila disampaikan secara singkat dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih mudah dimengerti.
f.       Timing (waktu yang tepat)
adalah hal kritis yang perlu diperhatikan karena berkomunikasi akan berarti bila seseorang  bersedia untuk berkomunikasi, artinya dapat menyediakan waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang disampaikan.

2.     Komunikasi Non Verbal
Komunikasi non verbal adalah penyampaian pesan tanpa kata-kata  dan komunikasi non verbal memberikan arti  pada komunikasi verbal.
Yang termasuk komunikasi non verbal :
a.       Ekspresi wajah  
Wajah merupakan sumber yang kaya dengan komunikasi, karena ekspresi wajah cerminan suasana emosi seseorang.
b.      Kontak mata
Kontak mata merupakan sinyal alamiah untuk berkomunikasi. Dengan mengadakan kontak mata selama berinterakasi  atau tanya jawab berarti orang tersebut terlibat dan menghargai lawan bicaranya dengan kemauan untuk memperhatikan  bukan sekedar mendengarkan. Melalui kontak mata  juga memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengobservasi yang lainnya
c.       Sentuhan
Sentuhan adalah bentuk komunikasi personal  mengingat sentuhan lebih bersifat spontan dari pada komunikasi verbal. Beberapa pesan  seperti perhatian yang sungguh-sungguh, dukungan emosional, kasih sayang  atau simpati dapat dilakukan melalui sentuhan.
d.      Postur tubuh dan gaya berjalan
Cara seseorang berjalan, duduk, berdiri dan bergerak memperlihatkan ekspresi dirinya. Postur tubuh dan gaya berjalan merefleksikan emosi, konsep diri, dan tingkat kesehatannya.
e.       Sound (Suara)
Rintihan, menarik nafas panjang, tangisan  juga salah satu ungkapan  perasaan  dan pikiran  seseorang yang dapat dijadikan komunikasi. Bila dikombinasikan dengan semua bentuk komunikasi  non verbal lainnya  sampai desis  atau suara  dapat menjadi pesan yang sangat  jelas.
f.        Gerak isyarat
Gerak isyarat dapat mempertegas pembicaraan . Menggunakan isyarat sebagai bagian total dari komunikasi  seperti mengetuk-ngetukan kaki atau mengerakkan tangan  selama berbicara menunjukkan seseorang dalam keadaan  stress  bingung atau sebagai upaya untuk menghilangkan stress.

Komunikasi formal
Komunikasi formal adalah komunikasi yang terjadi diantara anggota organisasi / perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam struktur organisasinya.
Contoh komunikasi formal misalnya :
-pembicaraan dalam rapat
-pidato
-sambutan acara
-wawancara
-rapat kerja perusahaan
-konferensi
-seminar
dsb.

Minggu, 14 November 2010

TUGAS BULAN NOVEMBER - MOTIVASI

MOTIVASI

Motivasi dapat diartikan sebagai faktor pendorong yang berasal dari dalam diri manusia , yang dapat mempengaruhi cara bertindak seseorang. Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya. Kata motif sendiri seringkali diartikan dengan istilah dorongan. Dorongan atau tenaga tersebut merupakan gerak jiwa dan jasmani untuk berbuat.
Macam-macam teori motivasi :
1.Teori Abraham Maslow (Teori Kebutuhan)
2. Teori Clyton Alderfer (Teori ERG)
3.Teori McClelland (Teori Kebutuhan Berprestasi)
4.Teori Herzberg (Teori Dua Faktor)
5. Teori Victor H. Vroom (teori Harapan)
7.Teori Mc Gregor (teori x dan y)
Berikut beberapa penjelasan mengenai teori diatas
-Teori Motivasi Abraham Maslow-
Penjelasan mengenai konsep motivasi manusia menurut Abraham Maslow mengacu pada lima kebutuhan pokok yang disusun secara hirarkis. Tata lima tingkatan motivasi ini adalah sbb :
·        Kebutuhan yang bersifat fisiologis (lahiriyah)
Kebutuhan ini terlihat dalam tiga hal pokok, sandang, pangan dan papan. Bagi karyawan, kebutuhan akan gaji, uang lembur, perangsang, hadiah-hadiah dan fasilitas lainnya seperti rumah, kendaraan dll. Menjadi motif dasar dari seseorang mau bekerja.
·        Kebutuhan keamanan dan ke-selamatan kerja (Safety Needs)
Kebutuhan ini mengarah kepada rasa keamanan, ketentraman dan jaminan seseorang dalam kedudukannya, jabatan-nya, wewenangnya dan tanggung jawabnya dalam bekerja.
·        Kebutuhan sosial (Social Needs)
Kebutuhan akan kasih sayang dan bersahabat (kerjasama) dalam kelompok kerja atau antar kelompok kerja, guna meningkatkan relasi dengan pihak-pihak yang diperlukan.
·        Kebutuhan akan prestasi (Esteem Needs)
Kebutuhan akan kedudukan dan promosi dibidang kepegawaian. Kebutuhan akan simbol-simbol dalam status seseorang serta yang ditampilkannya.
·        Kebutuhan mempertinggi kapisitas kerja (Self actualization).
Setiap orang ingin mengembangkan kapasitas kerjanya dengan baik. Hal ini merupakan kebutuhan untuk mewujudkan kemampuan seseorang dan seringkali nampak pada hal-hal yang sesuai untuk mencapai cita dan citra diri seseorang. Dalam motivasi kerja pada tingkat ini diperlukan kemampuan manajemen untuk dapat memadukan antara cita diri dan cita organisasi untuk dapat melahirkan hasil organisasi yang lebih tinggi.

Menurut Maslow orang dewasa secara normal memuaskan kira-kira 85% kebutuhan fisiologis, 70% kebutuhan rasa aman, 50% kebutuhan untuk memiliki dan mencintai, 40% kebutuhan harga diri serta 10% kebutuhan aktualisasi diri. Teori kebutuhan Abraham Maslow sendiri telah menerima pengakuan luas di antara manajer pelaksana, karena teori ini logis secara intuitif. Namun, penelitian tidak memperkuat teori ini dan Maslow tidak memberikan bukti dan beberapa penelitian yang berusaha mengesahkan teori ini tidak menemukan pendukung yang kuat.
-Teori Motivasi David McClelland-
Teori motivasi David McClelland termasuk dalam teori kontemporer. Yakni teori yang menggambarkan kondisi pemikiran saat ini dalam menjelaskan motivasi.
David McClelland menjelaskan tiga jenis motivasi, dalam buku ”The AchievingSociety” :
1.     Motivasi untuk berprestasi (n-ACH)
2.     Motivasi untuk berkuasa (n-pow)
3.     Motivasi untuk berafiliasi/bersahabat (n-affil)

Penjelasan :
1. Kebutuhan akan prestasi (n-ACH)
Kebutuhan akan prestasi merupakan dorongan untuk mengungguli orang lain, berusaha untuk sukses. Kebutuhan ini pada hirarki Maslow terletak antara kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan akan aktualisasi diri. Ciri-ciri inidividu yang menunjukkan orientasi tinggi antara lain bersedia menerima resiko yang relatif tinggi, keinginan untuk mendapatkan umpan balik tentang hasil kerja mereka, keinginan mendapatkan tanggung jawab pemecahan masalah.
n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi , karena itu seseorang akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. seseorang perlu mendapat umpan balik dalam bekerja dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan dari prestasinya tersebut.
2. Kebutuhan akan kekuasaan (n-pow)
Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara, atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain. Kebutuhan ini pada teori Maslow terletak antara kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri. McClelland menyatakan bahwa kebutuhan akan kekuasaan sangat berhubungan dengan kebutuhan untuk mencapai suatu posisi kepemimpinan.
n-pow adalah motivasi terhadap kekuasaan. seseorang memiliki motivasi untuk berpengaruh terhadap lingkungannya, memiliki karakter kuat untuk memimpin dan memiliki ide-ide untuk menang. Ada juga motivasi untuk peningkatan status pribadi.
3. Kebutuhan untuk berafiliasi atau bersahabat (n-affil)
Kebutuhan akan Afiliasi adalah kebutuhan untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi.
Dari penelitiannya, McClelland menyimpulkan bahwa kepuasan prestasi berasal dari tindakan untuk bertindak sehingga sukses, dan bukannya dari pengakuan umum terhadap prestasi pribadi. Selain itu juga diperoleh kesimpulan bahwa orang yang memiliki n-ach tinggi tidak begitu terpengaruh oleh imbalan uang, mereka tertarik pada prestasi.
-Teori Motivasi Mc Gregor-
Atau disebut juga Teori X dan Y , yakni teori yang menyatakan bahwa dua pandangan yang jelas berbeda mengenai manusia. Satu negative (teori X) dan satu lagi positif (teori y).
·        Teori X
Teori ini menyatakan bahwa pada dasarnya manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Kadang seseorang memiliki ambisi yang kecil untuk mencapai tujuan namun menginginkan balas jasa serta jaminan hidup yang tinggi.
·        Teori Y
Teori ini berkebalikan dengan teori x karna pada dasarnya setiap idividu memiliki keinginan untuk maju. Teori menyatakan bahwa bekerja adalah kodrat manusia seperti halnya kegiatan sehari-hari lainnya. seseorang tidak perlu terlalu diawasi dan diancam secara ketat karena menurutnya kerja adalah suatu kewajiban agar dapat merubah hidup kearah yang lebih baik

Dari ketiga teori tersebut jika dikaitkan dengan kondisi fisik, pisikologis, dan spiritual.
Jika dilihat dari kondisi fisik, Setiap orang pasti memiliki kondisi fisik yang berbeda-beda. Tanpa adanya motivasi dalam diri, penyakit akan mudah menyerang, Misalnya saja ingin sehat tetapi malas untuk berolahraga, sehingga timbullah penyakit-penyakit, terutama penyakit ‘hati’. orang-orang yang tidak memiliki motivasi dalam hidupnya akan selalu iri melihat orang lain sukses, tapi ia sendiri tidak mau berusaha menuju kesuksesan dalam hidupnya.
Hal ini dapat mempengaruhi kondisi pisikologis seseorang. Kondisi pisikologis yang sedang tertekan kadang menimbulkan kuatnya fator x yang ada dalam diri seseorang, merasa hidupnya tidak berguna karena selalu melihat dirinya dari sisi negative. Sehingga dapat kita lihat tidak sedikit orang yang mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri hanya karena tidak adanya motivasi dalam dirinya.
karena itulah kita perlu adanya motivasi spiritual. Dalam motivasi spiritual, alasan utama motivasi dalam diri yakni semata-mata untuk mendapat ridho allah SWT. Melakukan sesuatu dalam hidup didasari penuh dengan keikhlasan. Dengan adanya motivasi spiritual, faktor X yang ada dalam diri kita sebisa mungkin dapat dihindari, sehingga suatu pekerjaan atau kegiatan yang kita lakukan tidak akan terasa berat.